Minggu, 13 Agustus 2023

7 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan pada Kucing Peliharaan

 

Memelihara hewan peliharaan merupakan sebuah hal positif, karena dapat memberikan kebaikan bagi si pemilik maupun hewan itu sendiri, jika dirawat dengan benar. Dalam proses merawat kucing peliharaan, ada berbagai hal yang harus diperhatikan. 

Perlu diketahui setiap kucing memiliki kepribadian berbeda sehingga ada cara-cara tertentu yang harus diperhatikan oleh pemilik dalam merawat kucing peliharaan.

Berikut ini hal yang tidak boleh dilakukan pada kucing peliharaan. 

1. Jangan pernah memaksakan perhatian pada kucing. Dokter hewan Wendy Hauser mengatakan bahwa pemilik kucing tidak boleh memaksa kucingnya untuk bersosialisasi atau berpelukan saat mood mereka sedang tidak baik. Meskipun kucing menyukai perhatian manusia, pemilik harus mengerti dan tidak pernah memaksakan perhatian pada mereka seperti menahan mereka di luar keinginan mereka.

2. Membawa tanaman ke rumah. Jangan membawa tanaman atau bunga ke dalam rumah sebelum memastikannya aman dan tidak beracun bagi kucingmu. 

Ada tanaman atau bunga yang sangat beracun jika dikonsumsi kucing, semisal bunga Lili, bagian mana pun dari tanaman ini dapat menyebabkan gagal ginjal dan kematian.

3. Membiarkan kucing bermain dengan benang. Menurut Jaimee Alsing, benang adalah mainan yang tidak aman untuk kucing. Benang atau tali yang tertelan akan membuat usus menjadi berkerut dan kusut apabila dikeluarkan. Hal ini bisa mengakibatkan kematian, kata Alsing. 

Pilih mainan yang telah disertifikasi aman untuk hewan peliharaanmu. Jika kamu tidak yakin dengan mainan itu, bisa konsultasi dengan dokter hewan.

 4. Mengajari kucing bermain dengan tangan. Pemilik tidak boleh menjadikan tangannya sebagai umpan saat bermain dengan kucing mereka. Ini karena secara alamiah kucing itu mengejar dan berburu mangsanya. Ketika pemilik menjadikan tangan mereka sebagai umpan bermain  kucing akan menganggap bawa tangan adalah objek yang tepat untuk diburu. hasilnya akan berbahaya bagi manusia dan kucing itu. Gunakan benda mati atau mainan untuk bermain dengan kucingmu.

5. Hindari memarahi kucing secara langsung. Kucing sangat peka terhadap suara keras dan tinggi. Suara keras dapat dianggap sebagai ancaman dan akan mulai menghindarinya. Jika kucingmu menunjukkan perilaku yang menurutmu tidak dapat diterima, misalnya kucing suka melompat ke meja atau lemari, sebaiknya diberikan mainan pohon-pohonan agar menghindari aktivitas mereka yang suka naik ke tempat yang tinggi. Begitu juga kucing yang suka mencakar mungkin berhenti mencakar jika diberi bola cakaran atau mainan tempat mereka bisa memasukkan cakar mereka

6. Meninggalkan kucing sendirian lebih dari 24 jam. Kucing pada umumnya lebih mandiri daripada anjing, meskipun begitu mereka bukanlah hewan yang mandiri. Jangan berpikir jika meninggalkan cukup makanan dan air, kucing akan baik-baik saja selama beberapa hari. Tetap harus  memeriksa kucing setidaknya setiap 24 jam.

7. Mengabaikan perubahan perilaku kucing. Perlu pemilik ketahui saat kucing sakit atau kena penyakit, mereka akan mengubah perilakunya. Misalnya berhenti makan, berhenti berinteraksi, menjadi agresif. Jika kamu melihat perilaku kucingmu berubah secara dramatis, segera pergi ke dokter hewan untuk mengetahui apakah ada alasan medis untuk perubahan kepribadian Si Meong. 

0 komentar

Posting Komentar